PEMBEKUAN DAN PENCABUTAN SERTIFIKAT

 

A. PEMBEKUAN SERTIFIKAT

I. Sertifikat akan dibekukan dalam kasus tertentu apabila terjadi pada hal-hal sebagai berikut :

  1. Pemegang S-PHPL atau S-LK tidak bersedia dilakukan proses penilikan berdasarkan tata waktu yang telah disepakati (Kontrak Sertifikasi) antara Almasentra Sertifikasi dengan Pelanggan,
  2. Terdapat temuan ketidaksesuaian sebagai hasil dari proses Penilikan dan/atau  Audit Khusus,
  3. Ketetapan yang menyatakan bahwa sertifikat ditangguhkan dan/atau Ketetapan Pengambil Keputusan Sertifikasi yang menyatakan bahwa sertifikat ditangguhkan.

II. Ketika terdapat keputusan untuk menangguhkan sertifikat, Manajer Sertifikasi mengkonfirmasikan penangguhan sertifikat secara tertulis kepada pelanggan beserta alasannya. Surat pemberitahuan penangguhan tersebut dibuat jelas bahwa pelanggan tidak dapat diregistrasi lagi dan sertifikat ditangguhkan.

III. Pembekuan sertifikat berlaku selama 3 (tiga) bulan setelah penetapan keputusan pembekuan sertifikat, selama masa pembekuan sertifikat Auditee tidak diperkenankan untuk menggunakan sertifikat dan tanda V-Legal untuk kepentingan apapun, ketentuan berkaitan dengan penggunaan logo, sertifikat dan atau tanda V-Legal lebih jelas diatur pada Prosedur ASF-P10.

IV. Pada akhir masa penangguhan sertifikat Manajer Sertifikasi berkoordinasi dengan Tim Auditor melakukan investigasi untuk pemenuhan atas temuan yang ada dan/atau melakukan kunjungan penilikan tambahan terhadap perbaikan yang telah dilakukan.

V. Semua biaya yang ditimbulkan atas penangguhan dan/atau penerbitan kembali sertifikat dibebankan kepada pelanggan dengan proses tertulis. Dan apabila tidak ada tindakan perbaikan oleh pelanggan, maka sertifikat dapat dicabut.

VI. Setelah keputusan pembekuan sertifikat ditetapkan, Manager Sertifikasi segera memberitahukan kepada Kementerian Kehutanan mengenai pembekuan sertifikat pelanggan.

VII. Manajer Sertifikasi bertanggung jawab menjamin bahwa pembekuan sertifikat dipublikasikan dalam website Almasentra Sertifikasi (www.almasentra.com) dan website Kementerian Kehutanan (www.dephut.go.id), mekanisme publikasi merujuk pada Prosedur Publikasi dan Pelaporan ASF-P06. 

 

B. PENCABUTAN SERTIFIKAT

I. Sertifikat akan dicabut dalam kasus tertentu apabila terjadi pada hal-hal sebagai berikut :

  1. Pemegang S-PHPL atau S-LK tidak bersedia dilakukan proses penilikan setelah 3 (tiga) bulan sejak penetapan pembekuan sertifikat.
  2. Secara hukum terbukti melakukan pelanggaran antara lain melakukan penebangan di luar blok yang sudah ditentukan, pelanggaran HAM (Hak Asasi Manusia), membeli dan/atau menerima dan/atau menyimpan dan/atau mengolah dan/atau menjual kayu ilegal.
  3. Pemegang S-PHPL atau S-LK kehilangan haknya untuk menjalankan usahannya atau izin usahanya dicabut.
  4. Ketetapan yang menyatakan bahwa sertifikat dicabut dan/atau Ketetapan Pengambil Keputusan Sertifikat yang menyatakan bahwa sertifikat dicabut.

II. Setelah keputusan untuk mencabut sertifikat, selanjutnya Manajer Sertifikasi harus yakin bahwa :

  1. Pelanggan mengembalikan sertifikat kepada Almasentra Sertifikasi,
  2. Nama Pelanggan harus dihilangkan daftar pemegang sertifikat,
  3. Pelanggan harus mencabut semua pernyataan berkenaan dengan promosi yang dilakukan dan tidak menggunakan lagi nama Almasentra Sertifikasi dan/atau lembaga akrediasi KAN dan/atau Kementerian Kehutanan.

III. Setelah keputusan pencabutan sertifikat ditetapkan, Manager Sertifikasi segera memberitahukan kepada Kementerian Kehutanan mengenai pencabutan sertifikat pelanggan.

IV. Manajer GHRD dan Finance menjamin semua kewajiban tunggakan keuangan pelanggan telah dipenuhi.

V. Manajer Sertifikasi bertanggung jawab menjamin bahwa pembatalan sertifikat dipublikasikan dalam website Almasentra Sertifikasi (www.almasentra.com) dan website Kementerian Kehutanan (www.dephut.go.id), mekanisme publikasi merujuk pada Prosedur Publikasi dan Pelaporan ASF-P06.